Archive

Archive for the ‘opini dan kritik’ Category

Fenomena Menjelang dan Saat Lebaran di Indonesia

Juli 18, 2015 2 komentar

Selamat Hari raya Iedul Fitri 1346 H. Pertama tama saya ingin meminta maaf lahir dan batin untuk yang sempat membaca tulisan ini.

Hmm.. Lebaran telah tiba..lebaran telah tiba.. Banyak fenomena dan perubahan yang terjadi dari masa ke masa generasi ke generasi saat lebaran. Apa saja, mari kita simak bersama sama :

*MENJELANG LEBARAN*

1. Menjelang H-7 lebaran, kita pasti sering menemui fenomena mushola dan masjid yang jamaahnya berkurang secara signifikan. Ini terjadi karena banyak yang “Bingung” mau belanja baju, sepatu, sandal, dan celana baru untuk lebaran nanti. Padahal dalam hadist, nabi Muhammad saw menganjurkan untuk menggunakan pakaian terbaik bukan yang terbaru. Coba direnungkan lagi 😀

Baca selanjutnya…

inilah 5 faktor kamu adalah istri idaman – #PersiapanCalonIstri

Agustus 15, 2014 1 komentar

Banyak yang bertanya tanya, bagaimanakah menjadi Istri Idaman? Tak hanya wanita, para pria pun sebenarnya banyak bingung mendefinisikan bagaimana calon pendamping hidupnya kelak. Ini adalah tulisan murni saya yang saya kembangkan sendiri berdasarkan wejangan , nasehat, hasil diskusi dengan teman, dan referensi yang pernah saya baca. #PersiapanCalonIstri adalah salah satu hastag tak sengaja yang saya temuka ketika nge-tweet. Lalu dari artikel itu saya menjadi sedikit paham bagaimana arahannya. Memang salah satu faktor yang sering disebutkan adalah dari AGAMA nya. Ini memang penting bahkan sangat penting. Tapi apakah satu faktor ini cukup ? Berikut ini adalah beberapa coretan buah pikiran saya :

1. Bangun Pagi

Bangun pagi, memang terlihat sepele. Bangun pagi menjadi Faktor nomor satu karena itu merupakan awalan bagaimana memulai kehidupan. Tak peduli apapun kegiatannya, ketika para wanita sudah berkomitmen untuk berusaha bangun pagi sebelum ayam berkokok atau orang lain sudah sibuk beraktifitas, maka inilah yang menjadi salah satu faktor Calon Istri Idaman. Seorang istri sudah seyogyanya bangun lebih awal, kemudian beraktifitas rumah tangga seperti membereskan tempat tidur, menyapu, atau bahkan membuatkan wedang untuk suaminya ketika sudah bangun. Inilah salah satu sisi romantis dari seorang istri yang jarang diperhatikan oleh anak muda jaman sekarang. Coba bayangkan anak muda jaman sekarang, bangun tidur yang diraba pertama kali adalah Handphone, gadget, atau smartphone. “ehh ada mention gak ya, ada bbm gak ya, ada yang inbox dan like gak ya”. Jadi, bagaimanapun keadaan kamu nantinya, setidaknya berusahalah membiasakan diri untuk bangun pagi. Baca selanjutnya…

PLN, Pemadaman bergilir atau Penyalaan bergilir?

Desember 10, 2010 3 komentar

Saya adalah mahasiswa negeri di jawa timur, saya sedang menyelesaikan semester akhir saya dengan mengerjakan skripsi saya. Selama ini saya dan teman – teman saya mengontrak di salah satu perumahan di kawasan selatan di kota Bangkalan, tepatnya di Perumnas Kamal. Saya dan teman teman berlangganan listrik sejak pertama kali mengontrak, kami selalu tepat waktu membayar, bahkan akhir – akhir ini tepatnya pada bulan desember 2010, terjadi kenaikan listrik sebesar 10%. Kami pun menyikapi kenaikan tersebut dengan bijak dengan cara selalu membayar tepat waktu, serta menggunakan listrik seperlunya. Baca selanjutnya…

Kategori:opini dan kritik

PSSI hura – hura habiskan dana, Hadiah Juara Divisi Utama Entah kemana?

Oktober 10, 2010 Tinggalkan komentar

PRIHATIN, itu ungkapan pertama dalam benak saya ketika mendengar Indonesia mendatangkan uruguay untuk bertanding uji coba melawan tuan rumah indonesia. Betapa tidak, menurut berita oke zone Indonesia telah menghabiskan 3 – 4 milyar hanya untuk mendatangkan uruguay, termasuk biaya akomodasi dan transport. Uang sebanyak itu hanya digunakan 2 x 45 menit, dan ternyata hasilnya bagaimana? KALAH 1-7 !! Gak dapat kesenangan, malah memalukan buat indonesia.

Sementara itu, berita lain dari detiksport Persibo bojonegoro, juara divisi utama musim lalu, yang seharusnya menerima hadiah uang sebesar Rp. 500 juta. Sampai saat ini belum menerima hadiah yang sangat penting bagi persibo tersebut. Sungguh ironis dan menyedihkan, ketika tim kebanggaan saya PERSIBO terinjak – injak diatas tarian indah sebuah PSSI yang kejam dan pura – pura BUTA.

Saya menulis ini agar ada pihak yang mau peduli dengan nasib persibo maupun kemajuan PSSI, sudah tahu salah kenapa anda DIAM? mari bergerak kawan!!

Kategori:opini dan kritik

Hal “Bodoh” yang harus dihilangkan Indonesia dan Hal “Pintar” yang harus dibangkitkan Indonesia

Juli 25, 2010 2 komentar

Sebelumnya pembaca harus tahu, bahwa manusia diciptakan paling sempurna diantara makhluk yang lain oleh TUHAN. Diberikannya akal pikiran dan nafsu, manusia dituntut agar mampu mengendalikan sifat sifatnya sendiri. Ini berarti, manusia dihadapan makhluk yang lain adalah paling sempurna. Jadi dalam tulisan ini saya tidak bermaksud “membodohkan” siapa siapa. Karena ini tanggung jawab kita sendiri sendiri sebagai manusia, dan kita tidak patut mengejek hasil ciptaanNYA. 🙂

Indonesia merdeka sudah lebih dari 60 tahun lamanya, ini berarti negara kita adalah negara yang berkembang. Negara kita adalah negara yang terkenal dengan keramahan penduduk serta sifat yang berbeda dari negara maupun bangsa yang lain. Kita telah membawa nama yang baik oleh orang orang asing yang pernah berkunjung di Indonesia. Seiring bergantinya tahun, berkembangnya zaman, semakin majunya teknologi, dan semakin terbukanya Indonesia menerima kebudayaan dari luar, saya rasa Indonesia berbeda dengan yang dulu. Berikut ini adalah beberapa opini dan tips dari saya tentang sifat sifat dan kebiasaan masyarakat kita (Indonesia) saat ini  :

1. Membodohkan orang lain padahal belum tentu dirinya lebih pintar daripada yang dibodohkan. Kebanyakan orang – orang sekarang bilang goblok, bodoh, tolol, kepada orang orang yang tidak bisa menguasai bidang atau melakukan kesalahan yang mungkin belum tentu dia yang melakukannya. Kata kata goblok, bodoh, tolol, seolah olah menjadi kata yang biasa dikatakan dan lazim digunakan. Padahal menurut saya, kata kata tersebut dapat menurunkan semangat optimis dalam diri seseorang. Ini jelas berbanding terbalik dengan ciri khas Indonesia yang menghargai dan menghormati orang lain, sudah menyesal pernah membodohkan orang lain?

2. Suka mengulur waktu. Jam karet selalu menjadi kebiasaan kita, acaranya jam 7 pagi mulainya jam 8, soalnya yang datang juga jam 8. Ini kebiasaan yang menurut saya paling banyak ditemui dan seakan menjadi hal yang sangat biasa. Mari kita biasakan untuk lebih disiplin terhadap waktu, karena waktu menentukan masa depan kita juga. Kalo perlu, jam dinding, jam tangan, jam di hape, semuanya dicepetin 15 menit, jadi biar kita bisa antisipasi saat terlambat. Ini juga dapat melatih kedisiplinan kita.

3. Meremehkan Sesuatu. Kebiasaan ini memang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang pada umumnya, namun menjadi sesuatu yang sangat berbahaya. Karena meremehkan sesuatu adalah suatu kelengahan kita untuk menuju kehancuran. Kita biasanya tidak memperdulikan hal – hal yang kita anggap mudah, kita lebih menganggap yang sulit untuk dicapai daripada apa yang sudah kita capai selama ini.

4. Mengikuti tren “bukan ” Membuat tren. Inilah kebiasaan Indonesia yang memprihatinkan. Kita adalah bangsa yang mempunyai beragam budaya dengan kekayaan alam yang melimpah, seharusnya bisa menjadi pusat trend di seluruh dunia bukan mencontoh dan meniru tren negara lain. Mari kita biasakan untuk menciptakan sesuatu yang lebih kreatif dan unik dari yang lain, sehingga kita tidak perlu mencontoh dan meniru tren maupun kebudayaan yang ada di luar.

5. Mementingkan KUANTITAS daripada KUALITAS. Kebiasaan ini yang menurut saya paling buruk di Indoneisa, dari sepengetahuan saya, kebanyakan orang Indonesia suka sekali dengan materi / barang yang memiliki kuantitas yang banyak namun murah dan terjangkau, tidak memperhatikan kualitas yang akan dipakai. Padahal, sebenarnya kualitas lah yang perlu ditingkatkan dahulu, setelah kualitas tercapai, maka kuantitas baru boleh diperhitungkan.

Itulah 5 kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang menurut saya adalah sesuatu yang memprihatinkan, namun bukan berarti saya manusia sempurna, saya juga tentu saja bisa salah, saya akan memulai dari diri sendiri untuk mengubah kebiasaan itu. Kebiasaan itu bisa kita rubah sedikit demi sedikit sehingga dapat membuat negara kita lebih maju tentunya karena tercapai masyarakat yang pintar, disiplin, dan makmur. Namun selain kebiasaan buruk, ada juga kebiasaan baik yang seharusnya kita bangkitkan, kita pertahankan, dan kita kembangkan karena ini merupakan ciri khas Indonesia yang dapat dikenang atau ditiru oleh negara lain, berikut diantaranya :

1. Membiasakan mengucapkan “terima kasih”. Anda pernah ke restoran atau warung, mengucapkan terima kasih kepada pramusaji yang mengantarkan makanan anda? saya yakin 70% menjawab jarang, bahkan ada yang menjawab tidak pernah. Inilah yang harus kita biasakan untuk mengucapkan kata ajaib “terima kasih”. Sekedar 2 kata saja, namun efeknya seperti menghipnotis  seseorang, ucapan terima kasih dapat membuat orang yang menolong atau membantu anda menjadi senang dan ikhlas membantu anda. Terima kasih juga dapat memberikan semangat, “Wah aku dihargai orang itu, aku harus berikan yang terbaik buat mereka”. Mari kita membiasakan terima kasih mulai dari sekarang.

2. Membiasakan mengucapkan “Tolong”. Ini adalah kata yang ajaib kedua setelah “terima kasih”. Ya! TOLONG, kata ajaib ini bisa anda coba saat memerintah seseorang, misalkan : “Bro Tolong ambilkan bolpoin gue donk dibawah”. Maka dengan senang dan cepat mereka akan menolong anda. Prinsipnya sama dengan terima kasih, karena dengan anda mengucapkan kata tolong pada seseorang yang anda minta bantuan, maka akan seoalah olah menjadi HIPNOTIS untuk memerintahnya dengan senang dan tulus. Namun dengan garis bawah, minta tolong bukan alat untuk memperalat seseorang untuk menyelesaikan tugas kita. Hehehehe ^^

3. Gotong Royong. Jadi inget pelajaran PPKN waktu Sd dulu, gotong royong adalah sebuah simpati kita untuk ikut serta merasakan dan membantu orang lain yang dikerjakan bersama sama sehingga membuat pekerjaan menjadi lebih mudah.  Sudah lupa kan? kebiasaan ini mungkin masih terasa melekat di pedesaan, namun seiring majunya teknologi di daerah daerah perkotaan menjadi sesuatu yang asing bagi mereka. Sebagai contoh, di sebuah perumahan elite di daerah pekotaan, apabila ada tetangga mereka yang meninggal. Maka dengan cuek dan tidak berdosa tidak mempedulikan tetangganya untuk membantu dan menghibur tetangganya yang sedang berduka. Ini berbanding terbalik dengan di daerah pedesaan, jarak 2 km pun jika ada tetangga desanya yang mempunyai hajat, maka akan berduyun – duyun membantunya.

MARI KITA HILANGKAN KEBIASAAN YANG TIDAK PERLU, DAN MEMBANGKITKAN KEBIASAAN YANG MENJADI CIRI KHAS INDONESIA….

Kategori:opini dan kritik

PSK lebih sedikit terhormat daripada PANCI

Juli 16, 2010 4 komentar

Buseett… apa tuh maksudnya… hehehe… Tenang, kita bahas satu persatu. OK!!

Apa hubungannya PSK (Pekerja Seks Komersial) dengan PANCI? Panci disini bukan alat untuk masak, melainkan memiliki kepanjangan “Pemerkosaan Atas Nama CInta”…. Lho apa maksudnya? Sebagai gambaran saja, selama ini kehidupan anak muda jaman sekarang sudah melampaui batas, contohnya sex bebas. Sex bebas ini dilakukan dengan pasangannya sendiri (pacar) artinya sebelum resmi menikah, mereka dengan nekat melakukan hubungan suami istri, dimana saja, kapan saja. Hal ini ditandai dengan banyaknya video porno yang beredar di internet serta gaya dan model anak muda jaman sekarang. Masalahnya sekarang, cara yang kebanyakan anak muda lakukan itu salah kaprah, mereka dengan bangganya mengatasnamakan kata Cinta yang mereka agungkan untuk menutupi budak nafsunya. Cinta selama ini di fitnah dengan maksud agar dapat mendapatkan kepuasan sex belaka, lebih2 dapat memperawani pasangan mereka. Miris memang jika kita melihat kenyataannya, tapi kita seakan tak pernah peduli dan acuh terhadap masalah ini, padahal ini menentukan masa depan dan moral anak anak kita nantinya.

Siapa yang salah? Cowok yang gak peduli apa akibatnya dengan mengajak ceweknya ML atau cewek yang dengan alasan cinta dengan cowoknya rela melepas keperawanannya hanya untuk cowok brengsek yang tidak bertanggung jawab?? Ataukah orang tua masing – masing yang tidak bisa mendidik anaknya sendiri untuk berbuat sesuai norma yang ada? Saya tidak bisa menyalahkan, tapi menurut saya ada 3 faktor bagaimana seseorang dengan gampangnya melakukan sex bebas :

1. Lingkungan >> Lingkungan sangat berpengaruh terhadap perubahan prinsip seseorang, jika lingkungan di sekitarnya buruk, maka dengan mudah prinsip akan segera bergeser.

2. Media >> Selama ini kita tidak pernah sadar dengan adanya media baru seperti handphone dan internet dapat merubah perilaku anak dengan cepat dan pesat. media yang disalahgunakan dapat menyebabkan anak muda berbuat nekat.

3. Stress >> Faktor ini lebih sering dialami bagi kebanyakan orang, jika orang sedang stress dan tidak tahu kemana arah yang akan dituju. Maka dengan mudahnya akan dimanfaatkan orang lain untuk berbuat yang tidak benar, dan akan berubah menjadi kebiasaan.

Hehe daritadi nyrocos terus,, mana katanya di hubungin ma PSK apa hubungannya? Ini hanya pendapat saya, bahwa PSK lebih sedikit terhormat daripada PANCI, karena PSK melakukan sex atas dasar untuk menyambung hidup mereka dengan mencari uang. Berbeda dengan PANCI yang tidak ada alasan apapun untuk melakukan sex, alasannya tak lain adalah  NAFSU

Yang membuat saya prihatin adalah, tentang pemikiran anak muda jaman sekarang bahwa sex adalah bukan hal yang tabu lagi. Doktrin yang salah bahwa dengan melakukan sex akan membuat mereka semakin bangga, padahal itu merupakan aib yang tak seharusnya di sebarluaskan.

Kata yang harus saya sampaikan kepada semua cowok dan cewek di seluruh INDONESIA TERCINTA, terutama yang lagi pacaran :

Pesan untuk cowok : Kalau kalian CINTA dan SAYANG dengan dia, tunjukin rasa sayang kalian sewajarnya, jangan bujuk pasanganmu dengan kata cinta gombalmu untuk mendapatkan keperawanannya. Jika kalian CINTA dan SAYANG dia, seharusnya kalian bisa menjaganya, dan bisa menghindari nafsumu yang hanya sesaat.

Pesan untuk cewek : Kalian para cewek harusnya punya prinsip yang kuat untuk menjaga keperawananmu, karena itu anugerah hanya sekali seumur hidup, itu mahkotamu, kalian tidak ada harganya lagi jika keperawananmu telah hilang (tanpa menikah). Ingat jangan mudah tertipu atau luluh dengan kata manis dan gombal untuk merayumu menyerahkan harta paling berharga bagimu.

pesan untuk semua : JANGAN BERBUAT SEX sebelum anda menikah!!

Terakhir, Bagaimana kita bisa mendukung untuk mencegah PANCI? kita mulai dari diri sendiri untuk mencegahnya, comment blog saya, dan bagi anda yang punya facebook, silahkan gabung di group anti PANCI

Terima kasih telah membaca blog saya 🙂

NB : Tulisan diatas hanyalah opini dan kritikan dari keprihatinan atas kenyataan dan realita yang berkembang saat ini. Apabila ada pihak yang tersinggung dengan tulisan saya diatas saya mohon maaf.

Dimana “MATA” sebuah PSSI?

Mei 28, 2010 2 komentar

Sepak bola adalah olahraga yang banyak di minati oleh orang banyak, baik itu dari kalangan muda, tua, maupun anak – anak. Bahkan sekarang para wanita pun mulai ikut fanatik terhadap olahraga yang satu ini. Tidak seperti ciri khas budaya timur khususnya Indonesia yang terkenal dengan keramahannya, tapi tidak dengan sepak bola di Indonesia.

Seperti yang telah kita ketahui, kelakuan para suporter, anarkisme, pembakaran, pengrusakan, dan penghancuran alat alat dan fasilitas seakan menjadi sebuah pemandangan yang biasa oleh para suporter sepak bola di Indonesia. Indonesia seakan membiarkan image Indonesia memang khas dengan kekerasan sepak bolanya. Tapi dibalik itu semua, tidak kalah hebohnya adalah kebiasaan para mafia sepak bola untuk melakukan penyuapan dan pengaturan skor pertandingan. Meskipun kejadian ini sering tidak terungkap (lebih tepatnya tidak diungkap), namun banyak pihak yang telah berpendapat ini adalah sebuah tradisi untuk memiliki sebuah tahta bahkan kampiun dalam sepakbola. Main mata terhadap lawannya, menyuap wasit pertandingan untuk membela timnya, adalah hal yang biasa. Siapa yang lebih “banyak” memberikan, maka dia yang akan menang.

PSSI merupakan paguyuban atau lembaga yang menangani semua kegiatan sepakbola yang ada di Indonesia. PSSI merupakan pihak disiplioner yang berhak memberikan hukuman hukuman terhadap team atau kelompok sepak bola yang menyalahi aturan yang ditetapkan oleh PSSI. Tapi pertanyaannya sekarang adalah, apakah PSSI bekerja sesuai dengan visi dan misinya? apakah sesuai dengan harapan kita?

Sebenarnya banyak sekali kejadian kejadian yang HARUS diungkapkan, namun kejadian yang tampaknya harus diperhatikan adalah kejadian yang baru saja terjadi akhir akhir ini. Seperti yang kita lihat di berita cetak maupun elektronik, setiap minggu atau mungkin setiap pertandingan, the Jakmania atau suporter fanatik Persija jakarta berkali kali melakukan ulah dan kericuhan terhadap beberapa suporter lain. Mereka menghadang dan melempari suporter lainnya, bahkan ada yang membunuh suporternya sendiri gara-gara tidak menggunakan atribut persija. Namun, tidak ada tindakan tegas dari PSSI, ini berlawanan dengan keputusan tegas PSSI untuk menghukum Bonekmania Suporter Persebaya Surabaya. Seharusnya PSSI mengambil tindakan dan tidak terkesan “pilih kasih” terhadap setiap pihak yang melakukan pelanggaran.

Lain lagi dengan pertandingan 8 besar semifinal Liga Joss Indonesia, yang mempertemukan Persibo Bojonegoro dengan Deltras Sidoarjo pekan lalu. Pertandingan yang disiarkan langsung oleh stasiun swasta itu terlihat bahwa wasit terkesan membela Deltras Sidoarjo, banyak pihak yang menyebutkan, wasit telah disuap dan lebih memilih untuk lebih memihak pada Deltras, terlihat dengan dikeluarkannya kartu merah kepada pihak persibo dan menghadiahkan 2 kali penalty terhadap Deltras. Sehingga menyebabkan kekalahan pada Persibo Bojonegoro. Tapi apa yang dilakukan PSSI? PSSI malah menghukum Persibo untuk membayar denda sebesar 25 juta kepada PSSI. Dimana matamu PSSI? Kita hanya butuh kejujuran dan keadilan. Semoga Sepak Bola Indonesia semakin maju. Salam Olahraga

Nb : Tulisan diatas merupakan opini, apabila ada pihak yang tidak berkenan terhadap tulisan saya. Saya mohon maaf, ini untuk kemajuan dunia sepak bola Indonesia.

Kategori:opini dan kritik