Beranda > Kuliner > Mie Ayam Pak Kaboel Pasar Babat – Harga rakyat rasa pejabat

Mie Ayam Pak Kaboel Pasar Babat – Harga rakyat rasa pejabat

“Mie ayam”, mungkin begitu pertama kali mendengarnya bikin perut keroncongan, bagi sebagian orang mie ayam memang dijadikan sebagai makanan favorit, entah itu karena rasa bumbunya, kenyal mienya, atau memang suka dengan cita rasa mie ayam. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa setiap penjual mie ayam memiliki cita rasa dan khas yang berbeda. Salah satunya adalah mie ayam pak kaboel pasar babat Lamongan. Mie ayam yang dijual disini memiliki cita rasa yang khas (menurut lidah saya), mie yang digunakan sangat kenyal dan sayuran yang disajikan begitu segar, sehingga memberikan kesan “krenyes-krenyes” saat dimakan. Daripada penasaran yuk kita lihat bagaimana sih mie ayam pak kaboel itu, berikut ini foto yang dapat saya ambil dari TKP :

mie ayam pak kaboel

Begitu kita sampai, kita akan di sambut dengan spanduk tulisan ini (Tampak depan)

Setelah pesan kepada penjual, duduk dulu sambil ngadem (ada kipas anginnya lho,hehe)

Sambil nunggu hidangan mie nya dateng, kita juga bisa sambil minum softdrink di coolbox yang udah disediakan🙂

Selain itu, kita juga bisa sambil liat tv (sayang pas diphoto, tvnya mati hehe)

Ini dia nih, penjualnya pas lagi buatin mie ayam (sibuk banget bro,hehe)

ini yang buat mie disini unik, karena pas buat, mie, kuah dan sayuran direbus beda beda.

Taraa, ini dia mie ayam pak kaboel babat Lamongan, dijamin deh ketagihan🙂

Itu dia bro, kuliner khas pasar babat Lamongan, meskipun saya bukan orang lamongan, tapi saya senang bisa berbagi kuliner yang kebetulan juga favorit saya ketika perjalanan pulang kampung menuju kota Bojonegoro tercinta. Untuk informasi tempat dan harga, cukup mudah kok. Tempatnya tepat di pojokan perempatan bundaran pasar babat arah ke Bojonegoro. Masalah harga gausah khawatir, cukup merogoh kocek Rp.5000,- anda bisa menikmati Mie Ayam yang beda dan membuat manja lidah anda. Bagi pembaca yang bingung juga dimana sih lokasi perempatan bundaran pasar babat, ini saya sertakan juga foto perempatannya,hehehe..

Perempatan bundaran pasar babat Lamongan.

“Menulislah jika ingin dilihat dunia, dan membacalah jika ingin melihat dunia”

@pyok89

Kategori:Kuliner Tag:,
  1. d4roel
    Juli 9, 2011 pukul 2:30 pm

    Mak nyus, top markotop….kapan mie keceng masuk liputan ini?😀

    • pyok
      Juli 9, 2011 pukul 7:20 pm

      hahahaha… kapan ya? kalo pulang tak liputnya dul🙂

      lebih asyik gimana kalo kamu yang jadi reporter😀

      • d4roel
        Juli 12, 2011 pukul 12:34 pm

        Dear pyok,

        Saya sangat setuju sekali dengan hal itu, selama ada tool, time, tujuan…semuanya bisa dikondisikan…kalau perlu nih yah…kita liput semua kuliner di daerah bumi angling dharma mulai dari serabi maupun mie.

      • pyok
        Juli 13, 2011 pukul 4:09 pm

        oke mas pakdhe bro, kapan2 kalo kita sama2 di bojonegoro segera meliput kuliner khas bojonegoro. Siap?

  2. Juli 14, 2011 pukul 8:53 am

    enakan mie keceng..
    nambah 2 kali mas…:)

  3. Agustus 18, 2011 pukul 2:46 pm

    Kapan-kapan mampir jogja ya.
    Tolong diliput ya http://miesehati.com

    Liputannya lengkap banget nih.

    Salam sehati

    • pyok
      Agustus 22, 2011 pukul 2:37 pm

      Oh tentu saja pak eko SHP, saya sangat senang dengan mie ayam. Kapan – kapan kalau ke jogjakarta saya akan liput mie sehati, terimakasih pak eko🙂

  4. September 22, 2011 pukul 9:13 pm

    Wiiihh kangen kota babat..
    Apa lagi mie ayam yang 1 ini, pokoknya mantep…

    • pyok
      September 23, 2011 pukul 7:23 pm

      hehehe bikin kangen ya mas gara gara rasanya?

      Sampean asli babat mas?

  5. rizki s
    Juli 17, 2012 pukul 8:43 am

    Wah ini mie nya tetatnggaku wong slawe mr kabul.

  6. anank
    Agustus 29, 2012 pukul 11:59 am

    liput juga jagal ayam babat. pasar baru babt, pasar ikan blok c 13.

    • pyok
      September 2, 2012 pukul 9:38 am

      waaah baru tau, itu jual kuliner ayam ya gan?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: