Arsip

Archive for Oktober, 2008

SAYANG IBU

Oktober 11, 2008 Tinggalkan komentar

Sayang Ibu

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan
ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur.
Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si
ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang
dihulurkan oleh si anak dan membacanya.

OngKos upah membantu ibu:
1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp20.000
2) Menjaga adik Rp20.000
3) Membuang sampah Rp5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp10.000
5) menyiram bunga Rp15.000
6) Menyapu Halaman Rp15.000
Jumlah : Rp85.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya
berbinar-binar.Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang
kertas yang sama.

1) OngKos mengandungmu selama 9bulan- GRATIS
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu -GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu -GRATIS
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu -GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu -GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu,
memeluknya dan berkata, “Saya Sayang Ibu”.Kemudian si anak mengambil
pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya: “Telah Dibayar” .
Diriwayatkan seorang telah bertemu
Rasulullah SAW dan bertanya, “Wahai Rasulullah,
siapakah yang paling berhak mendapatkan layanan
istimewa dariku?”
Rasulullah menjawab, “Ibumu”
Kemudian???
Rasulullah menjawab, “Ibumu..”
Kemudian???
Rasulullah menjawab, “Ibumu…..”
Kemudian Rasulullah menjawab, ” Baru Kemudian
ayahmu dan setelah itu saudara-saudara
terdekatmu.”

Iklan
Kategori:kisah kisah..

KISAH SEORANG PENCURI KUE

Oktober 11, 2008 2 komentar

Seorang wanita sedang menunggu di bandara suatu
malam. Masih adabeberapa jam sebelum jadwal terbangnya
tiba. Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan
sekantong kue di toko bandara lalu menemukan tempat
untuk duduk. Sambil duduk wanita tersebut membaca buku
yang baru saja dibelinya. Dalam keasyikannya tersebut
ia melihat lelaki disebelahnya dengan begitu berani
mengambil satu atau dua dari kue yang berada diantara
mereka.Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak
terjadi keributan.Ia membaca, mengunyah kue dan
melihat jam. Sementara si Pencuri Kue yang pemberani
menghabiskan persediaannya. Ia semakin kesal
sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat
berpikir Kalau aku bukan orang baik, sudah kutonjok
dia! Setiap ia mengambil satu kue, Si lelaki juga
mengambil satu. Ketika hanya satu kue tersisa, ia
bertanya-tanya apa yang akan dilakukan lelaki itu.
Dengan senyum tawa di wajahnya dan tawa gugup,Si
lelaki mengambil kue terakhir dan membaginya dua. Si
lelaki menawarkan separo miliknya, sementara ia makan
yang separonya lagi. Si
wanita pun merebut kue itu dan berpikir Ya ampun orang
ini berani sekali, dan ia juga kasar, malah ia tidak
kelihatan berterima kasih. Belum pernah rasanya ia
begitu kesal.
Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan.
Ia mengumpulkan barang miliknya dan menuju pintu
gerbang. Menolak untuk menoleh pada si”Pencuri tak
tahu terima kasih!”.
Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari
bukunya, yang hampir selesai dibacanya. Saat ia
merogoh tasnya, ia menahan napas dengan kaget.
Di situ ada kantong kuenya, di depan matanya. Koq
milikku ada
disini erangnya dengan patah hati, Jadi kue tadi
adalah miliknya dan ia mencoba berbagi. Terlambat
untuk minta maaf, ia tersandar sedih.
Bahwa sesungguhnya dialah yang kasar, tak tahu terima
kasih dan dialah pencuri kue itu.
Dalam hidup ini kisah pencuri kue seperti tadi sering
terjadi.
Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan
kacamata kita sendiri.Serta tak jarang kita
berprasangka buruk. Orang lainlah yang kasar, orang
lainlah yang tak tahu diri, orang lainlah yang
berdosa, orang lainlah yang salah. Padahal kita
sendiri yang mencuri kue tadi, padahal kita sendiri
yang tidak tahu. Kita sering mengomentari, mencemooh
pendapat atau gagasan orang lain sementara sebetulnya
kita tidak tahu betul permasalahannya.

Kategori:kisah kisah..